- Sebuah benda misterius berbentuk bulat, ditemukan mengambang seperti telur raksasa di Norwegia.
- Benda tersebut ditemukan di kedalaman 17 meter oleh dua penyelam bernama Ronald Raasch dan Nils Baadness.
- Benda tersebut merupakan kantung telur cumi-cumi yang berisi ribuan bayi. Bening seperti agar-agar yang ukurannya lebih besar dari orang dewasa.
- Laporan menyebutkan, telur cumi-cumi lain telah terlihat di Spanyol, Prancis, dan Italia dalam 30 tahun terakhir.
Sekelompok penyelam di Norwegia sedang mengunjungi kapal karam, sisa Perang Dunia II yang tenggelam di dalam laut yang berjarak 200 meter dari bibir pantai, awal Oktober 2019. Dalam perjalanan kembali ke pantai, dua penyelam bernama Ronald Raasch dan Nils Baadness tersebut dibuat terkejut ketika melihat sebuah benda misterius berbentuk bulat yang mengambang seperti telur raksasa.
Benda bulat yang terekam di kamera itu mengambang 17 meter di bawah permukaan laut. Ternyata, saat didekati sepasang penyelam itu mendapati sebuah kantung telur cumi-cumi yang berisi ribuan bayi. Telur itu bening, layaknya agar-agar yang ukurannya lebih besar dari ukuran orang dewasa, sebagaimana dikutip dari The Dodo.
Baca: Sketsa Burung Raksasa Ini Bantu Ilmuwan Pecahkan Misteri Garis-garis Nazca

Video tersebut dibagikan oleh Ronald Raasch, 6 Oktober 2019, yang dengan cepat menjadi viral. Raasch awalnya tidak tahu apakah gumpalan itu. Dia menggambarkan gumpalan itu sebagai “blekksprutgeleball” adalah sebuah kata yang diterjemahkan menjadi “bola gel cumi-cumi” dalam bahasa Norwegia.
Dalam video itu terlihat penyelam perlahan-lahan mengitari gumpalan bola yang dikelilingi oleh membran transparan, dengan benda gelap yang seolah tergantung di dalamnya. Saat para penyelam menyorotkan lampu pada telur raksasa tersebut, terlihat banyak butiran-butiran kecil yang merupakan bayi cumi-cumi.
Ternyata ini bukanlah telur cumi-cumi pertama yang terlihat oleh para penyelam dalam beberapa minggu terakhir. Menurut laporan terbaru Live Science, telur cumi-cumi lain telah terlihat di Spanyol, Prancis, dan Italia dalam 30 tahun terakhir.
Sebelumnya, para ilmuwan bingung dengan gumpalan itu, karena terlihat sangat halus sehingga mereka sulit didekati dan diambil sampelnya untuk diteliti. Pada 2017 lalu, penyelam juga pernah melihat gumpalan tersebut di sepanjang pantai Mediterania dan Norwegia.
Hasil analisis sampel DNA dari empat gumpalan itu menunjukkan benda itu adalah kantung telur cumi-cumi sirip pendek selatan [Illex coindetii], cephalopoda 10 lengan yang ditemukan di Samudra Atlantik. Rata-rata berdiameter sekitar 0,2 cm ketika embrio siap menetas. Cumi-cumi sirip pendek betina dapat menghasilkan antara 50.000 hingga 200.000 telur.
Penemuan ini sebenarnya cukup mengejutkan karena kantung telur cumi-cumi seperti ini jarang terlihat manusia. Biasanya berada di kedalaman laut, hingga 150 meter dari permukaan laut. [Berbagai sumber]