Kekayaan hayati Papua menyimpan keunikan luar biasa melalui keberadaan mamalia bertelur ekidna yang dianggap keramat serta spesies langka seperti kanguru pohon, tikus babi, dan karnivora mungil quoll. Satwa-satwa endemik ini memegang peran krusial sebagai arsitek alam dan petani hutan yang menjamin regenerasi ekosistem hutan hujan tropis. Namun, masa depan benteng terakhir keanekaragaman hayati ini kini terancam oleh ekspansi perkebunan sawit, ambisi proyek pangan dan energi, serta maraknya upaya penyelundupan satwa ilegal.