Ketika Hutan Sumatra Kehilangan Rajanya

Di balik rimbunnya hutan hujan tropis Sumatra yang kian terfragmentasi, Panthera tigris sumatrae tengah menghadapi babak akhir pertahanan hidupnya. Subspesies harimau terakhir di Indonesia ini tak lagi sekadar berjuang melawan seleksi alam, namun berhadapan langsung dengan ekspansi peradaban manusia yang secara sistematis mendesak mereka keluar dari takhta alaminya. Melalui penelusuran mendalam di titik-titik rawan konflik, narasi ini menyingkap realitas brutal tentang hilangnya koridor habitat, maraknya perburuan liar, serta gesekan berdarah antara satwa dan manusia yang perlahan mengikis penghormatan budaya terhadap sosok "Datuk". Hilangnya sang Raja bukan semata soal statistik kepunahan spesies, melainkan runtuhnya keseimbangan ekosistem purba yang menandakan bahwa kesunyian abadi di belantara Sumatra sudah di depan mata.

Harimau Sumatera dan Koridor di Luar Kawasan Konservasi

Kerap Ancam Harimau, Penggunaan Jerat di Hutan Perlu Regulasi

Sumatera Tanpa Harimau, Ancaman di Depan Mata?

Areal Preservasi untuk Harimau Sumatera, Seperti Apa?

Ketika Harimau Jawa Berkeliaran di Batavia

Harimau Sumatera dan Koridor Satwa Liar di Bukit Barisan

Apakah Spesies Terancam Punah Terus Bertambah?

Studi: Hukuman bagi Pelaku Perburuan dan Perdagangan Harimau Masih Belum Berikan Efek Jera

Kucing dan Harimau: Banyak Kesamaan tapi Beda Nasib

Bukan Hanya Manusia, Satwa Liar juga Suka Durian

Populasi Harimau India Naik Dua Kali Lipat dalam 10 Tahun: Pelajaran Berharga untuk Indonesia

Apakah Harimau Jawa Belum Punah? Penelitian DNA Rambut ini Jadi Buktinya

Muat lebih banyak
Semua Spesial

Jelajahi situs Mongabay lainnya...

Earth HQ
Data Studio
Conservation Effectiveness
Mongabay Latam
Reforestation App
Mongabay Indonesia

Berita dan Inspirasi dari Garda Terdepan Alam