Burung hantu sering digambarkan sebagai penghuni malam yang misterius. Tatapannya tajam, kepalanya dapat berputar jauh, sementara kepakan sayapnya nyaris tak terdengar. Namun, keunikan burung ini tidak berhenti di situ. Berikut 10 fakta menarik yang memperlihatkan kemampuan luar biasa burung hantu.
- Burung hantu ternyata bisa berenang
Burung hantu tanduk besar pernah terlihat berenang menyeberangi danau di Chicago, Amerika Serikat. Burung tersebut masuk ke dalam air untuk menghindari serangan dua ekor elang pemangsa. - Tidak semuanya aktif pada malam hari
Meski dikenal sebagai satwa nokturnal, beberapa jenis burung hantu justru berburu pada siang hari. Jenis tersebut antara lain burung hantu abu-abu besar, burung hantu elang utara, dan burung hantu kerdil utara. Kebiasaan ini kemungkinan mengikuti aktivitas mangsanya, seperti burung penyanyi dan mamalia kecil. - Kepalanya dapat berputar hingga 270 derajat
Burung hantu mempunyai 14 ruas tulang leher, dua kali lebih banyak dibandingkan manusia. Susunan anatomi ini membuat kepalanya mampu berputar hingga 270 derajat. Kemampuan tersebut penting karena matanya tidak dapat bergerak bebas. - Jenis terbesar telah punah
Burung hantu terbesar yang pernah tercatat adalah Ornimegalonyx dari Kuba. Tingginya mencapai sekitar 1,1 meter. Kaki yang panjang dan kuat menunjukkan bahwa burung ini kemungkinan merupakan pelari cepat, meski para ahli belum mengetahui secara pasti kemampuannya untuk terbang. - Membantu kerja sama petani di Timur Tengah
Burung hantu serak atau barn owl merupakan pemangsa alami tikus. Sepasang burung hantu dapat memakan hingga 6.000 tikus dalam setahun. Kemampuan ini mendorong petani dan ilmuwan di Yordania serta wilayah Palestina bekerja sama menyediakan kotak sarang sekaligus mengurangi penggunaan pestisida. - Memiliki “mata palsu”
Burung hantu kerdil utara mempunyai bulu hitam menyerupai mata di belakang kepalanya. Pola tersebut diduga dapat mengecoh atau menghambat predator yang hendak menyerang dari belakang. - Bulunya tidak tahan air
Bulu burung hantu sangat halus sehingga mendukung kemampuannya terbang dan berburu tanpa suara. Namun, bulu tersebut mudah menyerap air. Karena itulah burung hantu jarang terlihat berburu saat hujan. - Tidak membangun sarang sendiri
Burung hantu biasanya menempati sarang atau rongga pohon yang telah ditinggalkan burung lain, termasuk burung pelatuk. - Susunan jari kakinya saling berlawanan
Burung hantu memiliki cakar zigodaktil: dua jari menghadap ke depan dan dua lainnya ke belakang. Susunan ini membuatnya mampu mencengkeram mangsa dengan sangat kuat. - Mampu menempuh perjalanan sangat jauh
Burung hantu salju yang hidup di Kutub Utara dapat terbang ribuan kilometer ke selatan. Burung ini pernah mencapai Florida, Bermuda, dan bahkan Hawaii setelah menempuh perjalanan sekitar 4.800 kilometer.