Jangan Usik Habitatku

Orangutan Sumatera tengah menggendong sang buah hati. Kehidupan mereka tak tenang karena lahan tempat mereka tinggal dibabat. Foto: Rhett Butler

Habitat orangutan terusik. Data International Union for Conservation of Nature (IUCN), menyebutkan, spesies orangutan Sumatera (Pongo abelii) masuk klasifikasi sangat terancam punah. Di Indonesia ada dua jenis orangutan. Satu jenis lagi orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).

Alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan sawit, juga kebakaran hutan, pembalakan liar sampai perubahan iklim menjadi penyebab terancamnya habitat hewan yang 97 persen DNA mirip manusia ini. Berdasarkan data WWF-Indonesia, per hari rata-rata, dua ekor orangutan terbunuh.

Sebuah studi orangutan di Kalimantan yang dimuat di PloS One, melibatkan 18 lembaga non pemerintah, baik lokal dan internasional menyebutkan, pada 2009 diperkirakan sekitar 750-1790 orangutan terbunuh. Studi yang dipimpin Erik Meijaard, seorang ekolog yang kini bekerja pada People and Nature Consulting International di Jakarta ini menyatakan, konflik antara orangutan dan manusia makin memburuk di kawasan yang dikonversi menjadi hutan industri dan perkebunan sawit.

Ayo, save orangutan!

Kredit

Topik

Nestapa Warga Hirup Racun Asap Kebakaran Hutan

Kemarau panjang menyebabkan kekeringan. Kebakaran hutan dan lahan parah pun terjadi di Kalimantan, Sumatera, sampai Papua. Masyarakat pun harus menghirup udara beracun dari asap karhutla. Petugas maupun relawan pemadam kebakaran sudah ada yang meninggal dunia karena terpapar lama asap berbahaya karhutla ini. Kementerian Kesehatan pada pertengahan Agustus lalu mencatat, lebih dari 3 juta warga di […]

Artikel terbaru

Semua artikel