Pohon bernama latin Araucaria araucana atau lebih dikenal sebagai “Monkey Puzzle” merupakan saksi bisu sejarah Bumi. Spesies ini telah ada sejak era Jurassic, lebih dari 145 juta tahun lalu, berhasil bertahan hidup melewati masa kepunahan dinosaurus 65 juta tahun silam. Pohon cemara raksasa ini hanya tumbuh di Amerika Selatan, tepatnya di lereng pegunungan Patagonia, Chile dan Argentina. Dengan tinggi mencapai hampir 50 meter dan usia hingga 700 tahun, ciri khasnya terletak pada cabang bersisik keras dan daun spiral yang kaku.
Sayangnya, ketangguhan pohon purba ini kini terancam punah di era modern. Habitatnya mengalami kerusakan akibat meluasnya permukiman manusia, kebakaran hutan, dan penggembalaan ternak yang berlebihan. Populasi Monkey Puzzle di alam liar kini semakin menyusut.
Kelangsungan hidup pohon ini memiliki keterkaitan erat dengan burung parkit austral (Enicognathus ferrugineus) dan burung paruh bengkok hijau. Burung-burung ini mengandalkan biji besar pohon tersebut sebagai sumber makanan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa burung-burung ini berperan vital dalam regenerasi hutan. Mereka sering memakan biji secara parcial dan menyisakan “sisa” yang dibuang di tanah jauh dari pohon induk. Para ilmuwan menyatakan biji yang dimakan sebagian ini mampu berkecembah lebih cepat dan bertindak sebagai penyangga terhadap ancaman pemanenan biji oleh manusia.
Selain burung, biji pohon ini juga menjadi sumber makanan tradisional bagi suku Mapuche, penduduk asli di sekitar pegunungan Patagonia. Namun, pemanenan biji secara berlebihan, termasuk oleh pengumpul ilegal, mengancam reproduksi alami pohon. Suku Mapuche sendiri memiliki sejarah panjang dalam melindungi spesies ini, bahkan sempat berkonflik dengan penebang liar dan pemerintah untuk melawan penebangan tanpa ampun pada masa lalu.
Kini, pemerintah setempat membatasi pengumpulan biji, dan suku Mapuche giat melakukan upaya penanaman kembali untuk merevitalisasi populasi pohon purba ini, berharap spesies penyintas dinosaurus tersebut tidak punah di tangan manusia.