Video: Perluasan Kawasan Industri Kariangau Ancam Ekologi Teluk Balikpapan

“Kehadiran dunia usaha, hampir di seluruh, dari muara sampai hulu, seperti tambang batu bara, industri…Ini berikan kontribusi turunkan tangkapan nelayan.” Demikian ungkapan Darman, nelayan di Teluk Balikpapan, dalam video berdurasi 18 an menitan ini.

Video berjudul asli Gone with the Tide ini,  sebuah karya film pendek dokumenter yang menceritakan tentang ancaman Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia,  akibat rencana perluasan Kawasan Industri Kariangau ( KIK ) dari bagian Hilir Teluk Balikpapan ke daerah Hulu. Termasuk rencana jalan Trans Kalimantan yang melewati pulau Balang.

Dampak dari perluasan KIK ini bisa mengakibatkan kehilangan keragaman hayati yang luar biasa, pencemaran air tawar dan mata pencarian nelayan.

Di Teluk Balikpapan, masih ada habitat hutan primer Dipterokarpaceae, hutan mangrove, padang lamun, dan terumbu karang. Habitat satwa liar juga banyak, seperti bekantan sekitar 1.400 ekor, pesut laut 60-140 ekor, 300 jenis burung, 100 mamalia, lebih dari 1.000 pohon.

Video ini diperoduksi Peduli Teluk Balikpapan dan Marek Ždánský.  Directed dan kameramen, Lutfi Pratomo serta editor Lutfi Pratomo dan Vivid Karina.

Bagian 1

Bagian 2

Bagian 3

Kredit

Topik

Nasib Hutan dan Masyarakat Adat Papua

Hutan dan alam Papua jadi sasaran berbagai proyek skala besar. Kini, yang sedang berlangsung proyek pangan, energi dan air berlabel proyek strategis nasional (PSN). Hutan di Merauke dan Boven Digoel, Papua Selatan,  pun mulai terbuka. Proyek dengan gaung untuk mewujudkan ‘ketahanan’ pangan dan energi itu meresahkan masyarakat adat karena hutan dan wilayah mereka perlahan hilang. […]

Artikel terbaru

Semua artikel