Foto: Berbagi Cinta Dengan Gajah Sumatera

Bona si gajah balita, bersama Katka, relawan dari Ceko. Foto: PKG Seblat

Lima pelajar dari berbagai negara berbagi dengan sejumlah gajah Sumatera di Pusat Konservasi Gajah Seblat di Bengkulu, Sumatera.  Seperti dituturkan oleh Erni Suyanto, Koordinator pusat pelatihan ini, program ini adalah program yang dibuat oleh Dejavato, sebuah organisasi sukarelawan yang berbasis di Semarang.

Para relawan ini datang dari Rusia, Ceko, Perancis, Swiss dan Belgia. Selama  tujuh hari masa pengabdian mereka, para relawan ini belajar untuk merawat gajah-gajah Sumatera ini mulai dari memandikan, memberi makan, membuat susu dan hal-hal teoritis seputar gajah Sumatera, termasuk ancaman yang semakin marak.

Berlatih memberi minum susu untuk anak gajah. Foto: PKG Seblat
Menunggang gajah Sumatera. Foto: PKG Seblat

Kelas yang hadir di bulan Juni ini, adalah kelas ketiga sejak pusat pelatihan ini dibuka. Kelas berikut akan dibuka di bulan Juli mendatang.

“Kami berupaya membuat tempat ini sebagai salah satu tujuan ekowisata di Bengkulu. Jadi penguasaan bahasa asing juga menjadi penting bagi para pengasuh gajah di sini,” ucap Erni lebih lanjut.

Memanjakan Bona, si gajah Balita. Foto: PKG Seblat
Menyiapkan susu buat si gajah kecil. Foto: PKG Seblat

Kredit

Topik

Hiu: Saksi Purba Keseimbangan Samudra

Hiu berdiri sebagai arsitek samudra yang telah bertahan melintasi zaman, namun kini menghadapi ancaman eksistensial di seluruh penjuru dunia. Edisi Special ini mendokumentasikan keajaiban evolusi mulai dari hiu abadi di perairan Greenland hingga penemuan spesies unik di kedalaman tropis yang melampaui usia dinosaurus. Di sisi lain, catatan global mengungkap realitas kelam mengenai fenomena hiu paus […]

Artikel terbaru

Semua artikel