Berapa lama kucing atau anjing dapat menemani manusia? Jawabannya ternyata dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari jenis kelamin, ukuran tubuh, bentuk moncong, hingga riwayat perkawinan rasnya. Dua penelitian di Inggris memberikan gambaran tentang ras kucing dan anjing yang memiliki harapan hidup paling panjang maupun paling singkat.
Studi mengenai kucing menggunakan 7.936 catatan kematian terkonfirmasi dari sekitar 1,25 juta kucing yang berada dalam perawatan dokter hewan di Inggris. Data tersebut dikumpulkan selama 2019–2021.
Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata harapan hidup kucing peliharaan di Inggris mencapai 11,7 tahun sejak lahir. Kucing Burma menempati posisi tertinggi dengan harapan hidup 14,42 tahun. Sementara itu, kucing sphynx memiliki angka terendah, yaitu 6,68 tahun. Kucing Persia memiliki harapan hidup sekitar 10,93 tahun.
Jenis kelamin juga berpengaruh. Kucing betina rata-rata hidup 1,33 tahun lebih lama daripada kucing jantan. Kucing hasil persilangan memiliki umur sekitar 1,5 tahun lebih panjang dibandingkan kucing ras murni. Selain itu, kucing yang telah dikebiri atau diangkat rahimnya rata-rata hidup 1,1 tahun lebih lama.
Rendahnya harapan hidup sphynx diduga berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan, seperti gangguan jantung, tulang, kornea mata, dan kelopak mata yang melipat ke dalam. Namun, angka harapan hidup bukan batas usia mutlak. Dengan perawatan yang baik, sphynx dapat mencapai usia sekitar 14 tahun, sedangkan kucing Burma bahkan bisa hidup hingga sekitar 21 tahun.
Penelitian lain menganalisis data 584.734 anjing dari lebih dari 150 ras. Hasilnya, Lancashire Heeler memiliki harapan hidup tertinggi, yakni 15,4 tahun. Sebaliknya, anjing gembala Kaukasia memiliki harapan hidup terendah, sekitar 5,4 tahun. Husky Siberia rata-rata dapat hidup selama 11,9 tahun.
Pada anjing, ukuran tubuh dan panjang moncong memiliki hubungan dengan umur. Ras bertubuh kecil rata-rata hidup 12,7 tahun, sedangkan ras besar sekitar 11,9 tahun. Anjing bermoncong pendek rata-rata hidup 11,2 tahun, lebih singkat daripada anjing bermoncong sedang yang mencapai 12,8 tahun dan bermoncong panjang sekitar 12,1 tahun.
Moncong yang sangat pendek dapat berkaitan dengan gangguan pernapasan dan gigi. Bulldog, misalnya, juga sering menghadapi masalah kulit dan sendi. Bentuk bahunya yang lebar dan panggulnya yang kecil membuat anjing ini sering memerlukan operasi sesar saat melahirkan.
Temuan tersebut menyoroti risiko praktik pembiakan yang terlalu mengejar penampilan fisik. Bentuk tubuh yang dianggap lucu atau unik dapat mengorbankan kesehatan, fungsi tubuh, dan kesejahteraan hewan. Karena itu, umur panjang kucing dan anjing tidak hanya berkaitan dengan ras, tetapi juga kondisi genetik, perawatan, serta keputusan manusia dalam mengembangbiakkannya.
Artikel asli ditulis oleh Nuswantoro.
Foto utama: Anjing tidak melawan saat diserang kucing. Foto: Tamhasip Khan from Pexels.