Menakjubkan… Paus Abu-Abu yang Berenang Bersama Lumba-lumba 

Diantara mirisnya perburuan dan pembunuhan paus secara besar-besaran, rekaman video ini memberikan momen-momen ketenangan. Fotografer Sandy Rick menangkap moment langka di mana dua paus abu-abu secara santai dan damai berenang bersama lumba-lumba hidung botol di lepas pantai Windasea, California, dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone).

Paus abu-abu secara santai dan damai berenang bersama lumba-lumba hidung botol di lepas pantai Windasea, California. Foto : Sandy Rich via Storyful/YouTube
Paus abu-abu secara santai dan damai berenang bersama lumba-lumba hidung botol di lepas pantai Windasea, California. Foto : Sandy Rich via Storyful/YouTube
Paus abu-abu secara santai dan damai berenang bersama lumba-lumba hidung botol di lepas pantai Windasea, California. Foto : Sandy Rich via Storyful/YouTube
Paus abu-abu secara santai dan damai berenang bersama lumba-lumba hidung botol di lepas pantai Windasea, California. Foto : Sandy Rich via Storyful/YouTube

Dilaporkan oleh IFL Science bahwa pasangan paus ini sedang bermigrasi ke arah utara selama musim panas. Kejadian ini bukalah kejadian satu-satunya. Sebelumnya, pada awal tahun ini, beberapa paus bungkuk terlihat berenang dengan lumba-lumba di lepas pantai Hawaii.

Paus abu-abu (Eschrichtius robustus) bermigrasi setiap tahun untuk mencari makanan dan untuk berkembang biak. Ukuran paus ini bisa mencapai 15 meter, dengan berat 36 ton, dan bisa hidup hingga umur 70 tahun. Paus abu-abu dulunya dijuluki ikan setan karena perlawanannya yang sengit saat diburu.

Populasi paus ini tersebar di kawasan timur pasifik utara, dan terancam punah di kawasan barat Pasifik Utara. Paus ini diduga sudah punah di Atlantik utara yang dikarenakan perburuan besar-besaran sejak 1500 tahun lalu.

Kredit

Editor

Topik

Kisah Orangutan Sumatera yang Tergusur dari Rumah Sendiri

Mereka adalah pemilik sah rimba Sumatera, tetapi kini dipaksa menjadi pengembara tanpa arah di tanah kelahiran sendiri. Kepungan perkebunan monokultur dan moncong senapan pemburu perlahan menghapus jejak primata cerdas ini dari muka bumi. Dari Rawa Tripa hingga Leuser, bentang alam yang menyusut menjadi saksi bisu runtuhnya rumah besar mereka. Setiap detiknya adalah jeritan sunyi yang […]

Artikel terbaru

Semua artikel