Kasus Lapindo: Menolak Lupa Janjimu….

Hancurnya rumah dan surau penduduk akibat semburan lumpur. Foto: Tommy Apriando

Luapan lumpur Lapindo terus keluar. Ganti rugi yang tidak kunjung menuai kejelasan membuat para korban kembali melakukan aksi menduduki tanggul lumpur. Mereka terus menyuarakan dan menuntuk keadilan segara dilakukan oleh negara dan perusahaan. Kerusakan bahkan semakin meluas. Dampak terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan terus mengancam hingga kini.

Pemerintah dan perusahaan selama ini melakukan ganti rugi hanya berdasarkan kerugian materil yang didapat korban. Akan tetapi, kerugian secara ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, kesejahteraan dan lainnya tidak tergantikan dan tak mampu diberikan kepada korban.

Foto-foto ini hanyalah sebuah refleksi bagaimana masifnya luapan lumpur telah mengubur banyak harapan dan cita-cita warga Porong yang menjadi korban. Hingga hari ini, belum ada keadilan dari negara secara tuntas, namun para korban dan masyarakat yang peduli tetap akan “Menolak Lupa” terhadap kasus umpur Lapindo.

Aksi protes yang disampaikan warga akibat penyelesaian yang tertunda-tunda. Foto: Tommy Apriando
Ungkapan kemarahan warga atas kasus yang tak kunjung usai. Foto: Tommy Apriando
Menagih janji calon kandidat pemimpin. Foto: Tommy Apriando
Warga masih terus menanti janji. Foto: Tommy Apriando
Ekspresi kemarahan yang disampaikan lewat berbagai cara dan upaya. Foto: Tommy Apriando

Kredit

Topik

Kisah Orangutan Sumatera yang Tergusur dari Rumah Sendiri

Mereka adalah pemilik sah rimba Sumatera, tetapi kini dipaksa menjadi pengembara tanpa arah di tanah kelahiran sendiri. Kepungan perkebunan monokultur dan moncong senapan pemburu perlahan menghapus jejak primata cerdas ini dari muka bumi. Dari Rawa Tripa hingga Leuser, bentang alam yang menyusut menjadi saksi bisu runtuhnya rumah besar mereka. Setiap detiknya adalah jeritan sunyi yang […]

Artikel terbaru

Semua artikel