Empat Bayi Harimau Benggala Lahir di Kebun Binatang Semarang

Harimau Benggala, yang satu ini di Rantghambore National Park. Foto: Bjorn Christian Torissen

Koleksi satwa di kebun binatang Indonesia kembali bertambah, setelah seekor induk betina Harimau Benggala melahirkan empat bayi di Taman Margasatwa/Kebun Binatang Mangkang, Semarang hari Selasa tanggal 18 September 2012 kemarin.

Menurut laporan suaramerdeka.com, keempat anak ini lahir berurutan. Si sulung dan nomor dua melihat dunia pukul 11 pagi, Disusul si nomor tiga yang lahir pukul 15.30 sore, dan terakhir si bungsu lahir selepas setengah delapan malam.

Setelah proses melahirkan ini, induk yang bernama Manis dipisahkan dari pasangannya bernama Rangga. Keduanya adalah harimau yang dipertemukan enam tahun lalu, dan kawin 18 Juni silam. Setelah mengandung selama tiga bulan, Manis melahirkan empat anak ini.

Saat ini kondisi keempat anak harimau Benggala ini dalam keadaan baik. Seperti dilaporkan oleh Kompas.com, keempat anak harimau ini dipisahkan dari tempat yang ramai dan belum bisa dikunjungi oleh orang banyak agar tidak mengganggu proses menyusui.

Keempat anak ini, menurut Kepala UPTD Kebun Binatang Mangkang, Kusyanto dipisahkan dari ayahnya, agar tidak terjadi kanibalisme.

Terbuka kemungkinan, harimau ini akan ditukar jika ada kebun binatang lain yang memang tertarik untuk melakukan kerjasama menukar satwa. Namun hingga saat ini, pihak kebun binatang di Semarang masih berencana untuk terus memelihara anak-anak harimau ini sampai ada tawaran pertukaran.

Dari pantauan Detik.com, dengan lahirnya empat harimau Benggala tersebut, koleksi harimau kebun binatang Mangkang berjumlah 9 ekor. “Harimau Benggala dewasa dua ekor dan anakannya empat, singa dua ekor dan seekor harimau Sumatera,” tandas Kusyanto.

Kredit

Topik

Nestapa Warga Hirup Racun Asap Kebakaran Hutan

Kemarau panjang menyebabkan kekeringan. Kebakaran hutan dan lahan parah pun terjadi di Kalimantan, Sumatera, sampai Papua. Masyarakat pun harus menghirup udara beracun dari asap karhutla. Petugas maupun relawan pemadam kebakaran sudah ada yang meninggal dunia karena terpapar lama asap berbahaya karhutla ini. Kementerian Kesehatan pada pertengahan Agustus lalu mencatat, lebih dari 3 juta warga di […]

Artikel terbaru

Semua artikel