Foto: Gajah Sumatera Penjaga Hutan Sejati

Mahot merawat gajah sumatera di CRU Trumon, Kabupaten Aceh Selatan. Aceh. Foto: Junadi Hanafiah
Mahot merawat gajah sumatera di CRU Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh. Foto: Junadi Hanafiah

Saat ini, sejumlah Conservation Response Unit (CRU) dibangun di Aceh guna mengurangi terjadinya konflik gajah dengan manusia. CRU tersebut adalah CRU Sampoiniet (Aceh Jaya), CRU Manee (Kabupaten Pidie), CRU Paya Bakong (Kabupaten Aceh Utara), CRU Bunin (Kabupaten Aceh Timur) dan CRU Pinto Rime Gayo (Kabupaten Bener Meriah), CRU Trumon (Aceh Selatan).

Tim yang terlibat di CRU tersebut, tidak hanya bertugas membantu menggiring gajah liar yang masuk perkebunan penduduk, tetapi juga mengajak masyarakat untuk menanam jenis tanaman yang tidak disukai gajah, terutama di daerah yang konfliknya tinggi.

10. Mahot di CRU Trumon memandikan gajah sumatera jinak (3)

Mahot berpatroli dengan gajah sumatera di Taman Nasional Gunung Leuser. Foto atas dan bawah: Junaidi Hanafiah
Mahot berpatroli dengan gajah sumatera di Taman Nasional Gunung Leuser. Foto atas dan bawah: Junaidi Hanafiah

Untuk menggiring gajah liar, saban hari tim CRU berkeliling ke lokasi rawan konflik baik dengan berjalan kaki, maupun menggunakan gajah jinak. Selain itu, tim CRU juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan kepada penduduk lokal serta mengajarkan penduduk setempat bagaimana karakter gajah, serta cara yang harus dilakukan jika gajah masuk ke perkebunan mereka.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Genman Hasibuan, sebelumnya menuturkan, salah satu solusi mitigasi konflik gajah dengan manusia adalah dengan mendirikan Conservation Response Unit (CRU) di wilayah rawan konflik.

11. Mahot berpatroli dengan gajah sumatera di Taman Nasional Gunung Leuser (3)

Gajah sumatera yang sedang berpatroli di wilayah Trumon, Kabupaten Aceh Selatan. Foto atas dan bawah: Junadi Hanafiah
Gajah sumatera yang sedang berpatroli di wilayah Trumon, Kabupaten Aceh Selatan. Foto atas dan bawah: Junadi Hanafiah

Pendirian CRU, meski bukan satu-satunya solusi, tapi sangat bermanfaat, baik untuk masyarakat maupun gajah. “Selain dapat menghindari konflik, keberadaan CRU juga membantu menyelamatkan gajah dari pemburuan dan pembunuhan,” jelas Genman.

Tujuan dari semua kegiatan ini tidak lain adalah agar gajah sumatera yang hidupnya kian terancam dapat hidup berdampingan dengan manusia. Sehingga, generasi mendatang bisa melihat langsung gajah, bukan dari gambar atau video.

Tim CRU Trumon menyemai bibit lemon untuk memberikan contoh kepada masyarakat tentang tanaman yang tidak disukai gajah. Foto: Junaidi Hanafiah
Tim CRU Trumon menyemai bibit lemon untuk memberikan contoh kepada masyarakat tentang tanaman yang tidak disukai gajah. Foto: Junaidi Hanafiah
Gajah sumatera liar yang masuk perkebunan masyarakat di Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya. Foto: Junaidi Hanafiah
Gajah sumatera liar yang masuk perkebunan masyarakat di Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya. Foto: Junaidi Hanafiah
Hutan yang rusak di Kabupaten Aceh Jaya, untuk perkebunan membuat habitat gajah sumatera semakin berkurang. Foto: Junaidi Hanafiah
Hutan yang rusak di Kabupaten Aceh Jaya untuk perkebunan, membuat habitat gajah sumatera semakin berkurang. Foto: Junaidi Hanafiah

Kredit

Editor

Topik

Nasib Hutan dan Masyarakat Adat Papua

Hutan dan alam Papua jadi sasaran berbagai proyek skala besar. Kini, yang sedang berlangsung proyek pangan, energi dan air berlabel proyek strategis nasional (PSN). Hutan di Merauke dan Boven Digoel, Papua Selatan,  pun mulai terbuka. Proyek dengan gaung untuk mewujudkan ‘ketahanan’ pangan dan energi itu meresahkan masyarakat adat karena hutan dan wilayah mereka perlahan hilang. […]

Artikel terbaru

Semua artikel