Kepiting Kotak, Predator Dalam Pasir Lautan

Kepiting kotak tengah menghancurkan mangsa dengan capitnya yang keras. Foto: Wisuda
Kepiting kotak tengah menghancurkan mangsa dengan capitnya yang keras. Foto: Wisuda

Kepiting kotak, demikianlah nama si krustasea penyapit yang satu ini. Nama kotak ini disematkan, karena bentuk karapas yang menyembunyikan kedua capitnya, sehingga seakan-akan membentuk sebuah kotak.

Kepiting kotak, atau biasa dikenal juga sebagai box crab atau callapa crab, adalah krustasea yang hidup di daratan berpasir di dalam laut, dengan kedalaman 3 sampai 30 meter. Box crab adalah predator yang cukup ganas dan pintar menyamar. Dia akan membenamkan dirinya ke dalam pasir, dan hanya menyisakan sedikit kedua matanya, ketika sedang menunggu dan mengintai mangsanya, dan dengan segera akan menyergapnya apabila si mangsa sudah dalam jangkauannya. Beberapa jenis kepiting kotak memang hanya tinggal di lautan tropis dengan suhu yang cukup hangat, tetapi beberapa juga ditemukan dalam laut dingin.

Kepiting kotak tengah bersembunyi diantara pasir di dalam lautan. Foto: Wisuda
Kepiting kotak tengah bersembunyi diantara pasir di dalam lautan. Foto: Wisuda
Kepiting kotak sedang memakan mangsanya. Foto: Wisuda
Kepiting kotak sedang memakan mangsanya. Foto: Wisuda

Anakan bulu babi atau juvenile sea urchin adalah salah satu mangsa favoritnya. Capitnya yang kuat, mampu menghancurkan anakan bulu babi dalam waktu singkat. Dalam sekali waktu makan, kepiting kotak bisa menghabiskan beberapa anakan bulu babi.

Di beberapa daerah di indonesia, beberapa jenis dari kepiting kotak ini juga dijadikan sebagai makanan yang cukup lezat.

Kepiting kotak saat mendekati mangsanya. Foto: Wisuda
Kepiting kotak saat mendekati mangsanya. Foto: Wisuda

Kredit

Topik

Jejak Kehidupan Ular di Hutan Papua

Bentang alam Papua menyimpan kekayaan herpetofauna luar biasa yang menjadi rumah bagi berbagai jenis ular endemik unik, mulai dari perilaku sanca hijau utara dengan kemampuan kamuflase tingkat tinggi hingga spesies berbisa seperti ular putih yang hingga kini belum memiliki antivenom. Dinamika kehidupan para penguasa rimba ini menghadapi tantangan besar seiring meningkatnya ancaman perburuan liar untuk […]

Artikel terbaru

Semua artikel