Seekor Anak Gorila Diselamatkan dari Perdagangan Ilegal

Anak gorila bernama Afangui diselamatkan dari upaya perdagangan. Foto: ZSL

Seekor anak gorila betina dataran rendah baru-baru ini diselamatkan dari sebuah restoran di tepian pantai yang sangat terkenal di kalangan pekerja asing di negara Equatorial Guinea.

“Ledakan bisnis minyak di Equatorial Guinea berdampak pada meningkatnya jumlah pekerja asing dan menyebabkan permintaan bayi primata untuk dipelihara. Untuk mengambil seekor bayi gorila, sang ibu dan anggota kelompok gorila lainnya harus dibunuh, sementara sisanya diambil sebagai peliharaan,” jelas Julien Wright, ahli konservasi dari Zoological Society of London (ZSL), yang membantu pemerintah untuk menekan perburuan gorila. “Kami ingin membuat contoh dari kasus ini untuk mencegah terjadinya perburuan yang dilakukan oleh orang lain demi mendapatkan bayi primata.”

Menurut ZSL, negara Equatorial Guinea kini meningkatkan upaya mereka untuk memerangi perdagangan primata.

Gorila dataran rendah barat (Gorilla gorilla gorilla) masuk dalam kategori kritis dalam daftar merah IUCN dan terancam virus ebola, deforestasi dan perburuan.

Afangui si anak gorila. Foto: ZSL
Afangui si anak gorila. Foto: ZSL

Kredit

Topik

Sisi Lain Semut: Kisah Spektakuler Raksasa di Dunia Kecil

Sisi lain kehidupan semut menyimpan rahasia luar biasa yang sering terlewatkan. Dari fosil purba yang merekam jejak ribuan tahun lalu hingga kebiasaan ekstrem modern seperti menyengat, menyerang jaringan listrik, dan menghadapi ancaman predator, serangga kecil ini terus berevolusi dengan strategi yang cerdas. Keragaman jenis, keunikan perilaku, serta daya tahan tubuhnya membuktikan bahwa ukuran bukanlah penghalang […]

Artikel terbaru

Semua artikel