Nyamplung dari Karst Gunungkidul untuk Energi dan Konservasi Air
Bibit pohon nyamplung (Calophyllum inophyllum) berjejer rapi di tiga hektar lahan Pondok Pesantren Al-Hadid, Desa Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak antar pohon sekitar tiga meter, ruang di tengahnya berisi jagung yang baru berumur dua minggu. Di petak lain, nyamplung berbaris lurus tetapi dengan kacang tanah di selanya. Pengasuh dan santri di pesantren sengaja membudidaya pohon-pohon itu. […]
