Munirah, Si Gajah Sumatera Penghuni Baru PKG Saree

Rahmat, gajah jinak dari PKG Saree, yang bertugas menuntun Munirah, menuju 'rumah' baru. Foo: Chik Rini
Rahmat, gajah jinak dari PKG Saree, yang bertugas menuntun Munirah, menuju ‘rumah’ baru. Foo: Chik Rini

Rahmat, tampak sabar menuntun teman baru, yang bakal menghuni  Pusat Konservasi Gajah (PKG) Saree, menuju truk. Pelahan, didampingi pawang, Rahmat menarik tali pengikat Munirah, begitu ia diberi nama. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) ini ditangkap warga Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur pada 13 November  2013. Ia terpisah dari kawanan saat diusir agar masuk hutan.

Setelah sempat dipelihara warga beberapa hari, Munirah dievakuasi tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh ke PKG Saree 16 November 2013. Munirah mudah didekati, tak seperti gajah liar lain.  Kondisi kesehatan gajah yang diperkirakan berumur enam tahun ini cukup baik, meski ada bengkak di kaki.

Kini, Munirah menjadi penghuni PKG Saree bersama puluhan gajah jinak lain. Ia diasuh pawang atau mahout bernama Iwan dan masih dampingan gajah Rahmat. Munirah dalam proses penjinakan.

Nurdin, Ketua PKG Saree mengatakan, Munirah merupakan gajah liar kelima yang terpaksa dievakuasi ke PKG Saree sejak 2008.  Meskipun saat ini BKSDA tidak lagi menangkap gajah liar yang berkonflik dengan warga.“Kami terpaksa mengevakuasi gajah-gajah yang ditangkap warga karena merusak kebun,” katanya saat evakuasi.

Munirah kehilangan kawanan dan ditemukan sendiri di perkebunan sawit warga. Munirah kelaparan. Ia memakan tanaman sawit dan coklat serta sempat merusak rumah seorang warga. Awalnya,  warga minta ganti rugi biaya perawatan gajah kepada tim BKSDA yang menjemput. Akhirnya diserahkan sukarela setelah warga khawatir kondisi kesehatan Munirah memburuk dan makin lemas.

Saat ini, konflik gajah dan manusia makin tinggi di Aceh akibat kerusakan hutan yang menjadi habitat gajah. Konflik gajah terjadi hampir merata di semua kawasan daerah dataran rendah yang berdekatan dengan hutan. Aceh merupakan habitat utama gajah Sumatera yang diperkirakan lebih dari 500 ekor.

Munirah, tampak mengikuti langkah Rahmat, menuju truk, untuk dievakuasi ke PKG Saree. Foto: Chik Rini
Munirah, tampak mengikuti langkah Rahmat, menuju truk, untuk dievakuasi ke PKG Saree. Foto: Chik Rini

Kredit

Topik

Hiu: Saksi Purba Keseimbangan Samudra

Hiu berdiri sebagai arsitek samudra yang telah bertahan melintasi zaman, namun kini menghadapi ancaman eksistensial di seluruh penjuru dunia. Edisi Special ini mendokumentasikan keajaiban evolusi mulai dari hiu abadi di perairan Greenland hingga penemuan spesies unik di kedalaman tropis yang melampaui usia dinosaurus. Di sisi lain, catatan global mengungkap realitas kelam mengenai fenomena hiu paus […]

Artikel terbaru

Semua artikel