Video: Navicula, Band Grunge Bali Yang Terus Menjerit Untuk Harimau dan Orangutan

Navicula Band terdiri dari Dankie, Gembull, Robi, dan Made. Foto: Naviculamusic.com

Grup band grunge asal Bali bernama Navicula (http://www.naviculamusic.com) terus menjeritkan suara hati  mereka terhadap upaya perlindungan harimau di Indonesia lewat lagu mereka yang berjudul ‘Harimau! Harimau!’. Lagu ini rencananya akan dimasukkan ke dalam album baru mereka yang akan diluncurkan tahun ini.

Lagu dengan durasi pendek, sekitar 2 menit ini adalah sebuah bentuk keprihatinan mereka sekaligus menjadi jembatan antara orang muda dengan dengan peneliti harimau, seperti disampaikan Robi vokalis kelompok ini kepada Kompasiana.

“Melalui musik, Navicula ingin menyebarkan data-data penelitian yang akurat tentang lingkungan hidup. Navicula adalah jembatan antara peneliti dengan publik,” ungkap Robi kepada Kompasiana.

Selain menyuarakan kepedulian kepada harimau, Navicula juga menyuarakan kepedualian mereka kepada orangutan yang habitatnya terus tertekan akibat ekspansi industri dan perkebunan di Indonesia. Bulan Juli silam, Navicula mengadakan tur musik mereka ke Kalimantan dengan konser pembuka di kota Medan, Sumatera Utara sebagai pemanasan sebelum gelaran Borneo Tour mereka.

Konser ke Kalimantan dengan pembuka di Medan  yang bertajuk ‘Road to Borneo Tour‘ adalah sebuah upaya untuk menggemakan persoalan deforestasi yang kian parah dan mengancam habitat orangutan, khususnya hutan gambut Rawa Tripa di Aceh.

Navicula baru saja memenangkan sebuah kontes musik bertajuk RODE Rocks Competition, yang akan membawa mereka untuk rekaman di Amerika Serikat, di Record Plant Studio Hollywood. Studio ini adalah sebuah studio legendaris tempat nama-nama besar musisi dunia merekam lagu mereka, yaitu Jimi Hendrix, Mick Jagger, Michael Jackson, Frank Zappa dan John Lennon hingga band grunge asal Seattle, Pearl Jam. Semoga kesuksesan ini ikut mampu mendongkrak upaya kampanye mereka untuk semakin menggemakan perlindungan terhadap harimau dan orangutan di Indonesia.

http://www.youtube.com/watch?v=ZENNUuGd5Lk&feature=youtu.be&a

Kredit

Topik

Nasib Hutan dan Masyarakat Adat Papua

Hutan dan alam Papua jadi sasaran berbagai proyek skala besar. Kini, yang sedang berlangsung proyek pangan, energi dan air berlabel proyek strategis nasional (PSN). Hutan di Merauke dan Boven Digoel, Papua Selatan,  pun mulai terbuka. Proyek dengan gaung untuk mewujudkan ‘ketahanan’ pangan dan energi itu meresahkan masyarakat adat karena hutan dan wilayah mereka perlahan hilang. […]

Artikel terbaru

Semua artikel