Tuntutan untuk Lindungi Penyu di Pantai Tasikmalaya

Penyu Hijau (Chelonia mydas) salah satu spesies yang sering memanfaatkan pantai selatan Tasikmalaya untuk berkembang biak. Foto: Rhett A. Butler

Desakan terhadap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk melndungi satwa liar kini semakin menguat. Ketua Kelompok Pengawas Masyarakat Kecamatan Cikalong, Nur Sule menyatakan bahwa kini sudah saatnya pemerintah kabupaten mengeluarkan aturan perlindungan satwa liar. “Kami berharap pemerintah menerbitkan aturan untuk melindungi penyu di pantai selatan Tasikmalaya. Tanpa adanya aturan, maka perburuan terhadap penyu semakin parah,” Ucap Nur Sule.

Pantai selatan di Tasikmalaya adalah area bagi penyu hijau dan penyu lekang untuk bertelur. Namun akibat kurangnya perlindungan untuk kawasan ini, banyak telur penyu yang hilang dan diperdagangkan secara ilegal. Tahun lalu, tak kurang dari 50 ekor penyu mati akibat terkena jaring nelayan.

Kredit

Topik

Menjaga Nafas Terakhir Pesut Mahakam

Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) adalah penjaga spiritual dalam mitologi masyarakat Kalimantan Timur, indikator kesehatan ekosistem sungai, dan fauna identitas yang kini berada di titik nadir dengan riwayat sang legenda yang kian menyusut. Dari kisah asal usulnya sebagai jelmaan manusia hingga realitas pahit sebagai mamalia air paling terancam punah di Indonesia, populasi yang kini diperkirakan hanya […]

Artikel terbaru

Semua artikel