Diangkut Garuda Indonesia, 2.800 Kura-kura Moncong Babi Disita

Kura-kura moncong babi dari Papua, yang berhasil disita kala mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Sekitar 2.800 satwa dilindungi ini dibawa dari Jayapura menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Foto: Humas Kemenhut
Kura-kura moncong babi dari Papua, yang berhasil disita kala mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Sekitar 2.800 satwa dilindungi ini dibawa dari Jayapura menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Foto: Humas Kemenhut

Empat koper besar berisi sekitar 2.800 anak kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta) ini lancar terbang dari bandara di Jayapura menuju Jakarta, menggunakan Garuda Indonesia pada 7 Januari 2014. Namun, aksi penyelundupan ini ternyata tak berjalan mulus karena sudah terendus dan bisa digagalkan kala sampai di Bandara Soekarto Hatta, Jakarta.

Awen Supranata, Kepala BKSDA Jakarta, dalam pernyataan tertulis menyebutkan, pada hari itu mendapatkan informasi akan ada pengiriman kura-kura moncong babi menggunakan GIA 655.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) langsung berkoordinasi dengan Karantina Ikan Badan Karantina Pertanian, dan melakukan pengawasan intensif di terminal kedatangan Garuda Indonesia.

Benar saja, tiga koper hitam dan satu koper cokelat pun berhasil disita berisi ribuan satwa dilindungi ini. Kura-kura ini dimasukkan dalam 40 kotak kecil, baru ke dalam koper. “Polisi hutan memeriksa koper-koper itu, dan benar itu kura moncong babi yang dilindungi UU,” katanya.

Dalam label dua koper tertera nama Il, dan dua koper bernama Br PT Freefort, dengan alamat Plaza 89 Jl Rasuna Said, Jakarta. Bahkan, identitas penerima, Ap berhasil dilacak, beserta nomor handphone. Namun, kala petugas berusaha menghubungi, tak pernah berhasil. Adapun harga di pasaran satu kura-kura ini Rp150 ribu, hingga kerugian negara yang berhasil dihindari sekitar Rp435 juta.

Pada Kamis (9/1/14), Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan, meninjau kura-kura hasil sitaan ini di Instalasi Karantina Hewan  Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.

Dalam rilis Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Zulkifli mengatakan, setelah pemulihan, Kemenhut akan mengembalikan seluruh kura kura moncong babi ini ke habitat asal di Papua. Penyitaan kura-kura moncong babi dari Papua, bukan kali pertama. Pada April tahun lalu, aksi serupa menggunakan Maskapai Sriwijaya berhasil digagalkan petugas Karantina Perikanan.

Kura-kura yang diselundupkan dari Jayapura, papua ke Jakarta ini menggunakan empat koper besar terdiri dari 40 box kecil. Foto: Humas Kemenhut
Kura-kura yang diselundupkan dari Jayapura, papua ke Jakarta ini menggunakan empat koper besar terdiri dari 40 box kecil. Foto: Humas Kemenhut
Kura-kura moncong babi ini setelah menjalani masa pemulihan akan diepas kembali ke habitat asal di Papua. Foto: Humas Kemenhut
Kura-kura moncong babi ini setelah menjalani masa pemulihan akan diepas kembali ke habitat asal di Papua. Foto: Humas Kemenhut

Kredit

Topik

Ikan-Ikan dari Era Pra-Sejarah di Perairan Nusantara

Perairan Nusantara menyimpan rahasia besar berupa spesies “fosil hidup” yang sanggup bertahan melewati berbagai kepunahan massal, termasuk letusan dahsyat gunung api purba. Di tengah arus modernitas, kedalaman laut dan sungai pedalaman Indonesia menjadi benteng terakhir bagi satwa yang melampaui waktu. Mulai dari kemunculan kembali Coelacanth yang sempat dianggap punah jutaan tahun silam hingga keberadaan predator […]

Artikel terbaru

Semua artikel