Tokek Kumbang Ditemukan di Papua Nugini

Spesies baru tokek dengan corak warna kulit hitam dan emas layaknya kumbang ditemukan di Papua Niugini. Tokek tersebut berukuran 13 sentimeter dan ditutupi nodul kulit yang memudahkannya bersembunyi di lantai hutan.

Spesimen tokek ini pertama kali dikoleksi pada Maret 2010 di Pulau Manus. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Zootaxa bulan ini.

Bumblebee Gecko atau Tokek Kumbang, spesies baru yang ditemukan di Papua Nugini. Foto: Robert Fisher, USGS

“Kami secara resmi menamainya Nactus kunan, didasarkan pada pola warnanya. Kunan berarti kumbang dalam bahasa lokal, bahasa Nali,” kata Robert Fisher dari USGS Western Ecological Research Group.

“Spesies ini masuk dalam genus tokek berjari kaki langsing, berarti spesies ini tak memiliki jari kaki yang serupa bantalan dan berguna untuk memanjat tebing seperti umumnya tokek,” lanjut Fisher seperti dikutip Reuters, Kamis (19/4/2012).

Tokek ini ditemukan setelah analisis genetik dilakukan. Bersama penemuan spesies ini ditemukan pula dua spesies tokek lain. “Spesies ini memberi kejutan. Saya telah mempelajari genus ini sejak tahun 1970-an dan tak memperkirakan akan menemukan spesies ini,” kata George Zug, pakar reptil dari Smithsonian Institution yang menjadi co-author riset ini.

Sumber: Reuters

Kredit

Topik

Ikan-Ikan dari Era Pra-Sejarah di Perairan Nusantara

Perairan Nusantara menyimpan rahasia besar berupa spesies “fosil hidup” yang sanggup bertahan melewati berbagai kepunahan massal, termasuk letusan dahsyat gunung api purba. Di tengah arus modernitas, kedalaman laut dan sungai pedalaman Indonesia menjadi benteng terakhir bagi satwa yang melampaui waktu. Mulai dari kemunculan kembali Coelacanth yang sempat dianggap punah jutaan tahun silam hingga keberadaan predator […]

Artikel terbaru

Semua artikel