Di pesisir Desa Lembupurwo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, deretan cemara laut (Casuarina equisetifolia) membuat kawasan pantai terasa lebih teduh. Pohon-pohon itu juga menjadi pelindung bagi lahan pertanian di belakangnya, yang dahulu langsung diterpa angin laut.
Munadi, Ketua Kelompok Tani Hutan Cemara Lembupurwo, mengatakan penghijauan dimulai pada 2008. Kini, kawasan yang dikelola mencapai 70 hektar, terdiri atas 50 hektare area cemara laut dan 20 hektare wilayah mangrove. “Dulu, pantai ini panas sekali,” katanya.
Sebelum pohon-pohon tumbuh, angin dari laut membawa pasir dan kadar garam ke lahan pertanian. Daun tanaman mudah mengering, terutama saat musim kemarau. Menurut Munadi, palawija dan tanaman hortikultura kerap gagal panen. Kelapa pun mengalami gangguan akibat paparan garam.
Tegakan cemara laut membantu mengubah kondisi tersebut. Pohon menghalangi sebagian angin yang membawa pasir dan uap garam. Pasir yang tertahan kemudian mengendap di sekitar tegakan, sementara tanaman di belakangnya mendapat ruang yang lebih terlindungi. Cemara laut juga disebut membantu mengurangi abrasi dan meredam dampak angin kencang.
Perubahan itu dirasakan Marsono Utomo, petani yang kini menanam melon di lahan seluas satu hektare. “Dulu kami tidak berani menanam melon, karena air laut dan uapnya merusak daun,” ujarnya. Dalam kondisi cuaca dan tanaman yang baik, ia mengatakan hasil panennya bisa mencapai 10 ton. Namun, saat kemarau, melon tetap memerlukan penyiraman intensif.
Petani lain juga memanfaatkan lahan di kawasan tersebut. Ada yang menanam cabai, terong, semangka, dan pepaya. Tumijo, misalnya, menanam pepaya di lahan seluas 5.000 meter persegi. Ketika produksinya tinggi, hasil panennya dapat mencapai dua ton. Kehadiran pepohonan membuka peluang bertani, meski hasilnya tetap bergantung pada perawatan, cuaca, dan harga jual.
Penelitian Beny Harjadi pada 2017 turut menjelaskan perubahan lingkungan di bawah tegakan cemara laut. “Cemara laut mampu menurunkan pencahayaan matahari hingga 88 persen, sehingga suasana di bawah pohon menjadi lebih teduh.” Pada pantai berpasir, peran pohon juga penting karena butiran pasir mudah terbawa angin dan dapat menutupi tanaman.
Di Lembupurwo, penghijauan yang dimulai hampir dua dekade lalu kini terasa manfaatnya di kebun-kebun warga. Cemara laut menjadi peneduh di tepi pantai sekaligus penghalang angin, pasir, dan uap garam yang dahulu menyulitkan petani menanam.
Foto utama: Melon siap panen hasil budi daya petani Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Foto: L Darmawan/Mongabay Indonesia.