Peristiwa Langka… Salju Turun di Gurun Sahara

Seorang fotografer amatir mengambil gambar pemandangan yang langka dan indah yaitu salju pertama di gurun Sahara setelah hampir 40 tahun.

Karim Bouchetata mengambil gambar turunnya salju itu pada hari Senin (19/12/2016) di kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara.

Dalam fotonya seperti dikutip dari independent.co.uk,  lapisan tipis salju menutupi bukit pasir yang berwarna jingga gelap, di mana ia berada selama sekitar sehari. Lapisan salju itu berpola melingkar pada lereng yang terlalu curam untuk dihuni.

Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson

“Semua orang terpukau melihat salju yang jatuh di padang pasir. Itu adalah suatu kejadian langka. Ini tampak menakjubkan melihat salju berada di padang pasir dan membuat satu kumpulan besar foto dari peristiwa itu,” kata Karim.

Salju dilaporkan terakhir kali terjadi di Ain Sefra pada tahun 1979, ketika badai salju berhenti selama setengah jam.

“Salju itu ada selama sekitar satu hari dan sekarang telah mencair,” kata Karim.

Salju turun di gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson

Kota Ain Sefra, didirikan pada tahun 1881 sebagai kota garnisun Perancis dan dikenal sebagai pintu masuk ke gurun Sahara. Kota itu mempunyai suhu rata-rata tertinggi lebih dari 37 derajat celcius di musim panas dan suhu terendah minus 10,2 derajat celcius di musim dingin, dengan rata-rata bersuhu pda sekitar titik beku .

Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson
Salju turun di gurun pasir di dekat kota kecil Ain Sefra, Aljazair yang terletak di Pegunungan Atlas, di ujung utara gurun Sahara. Foto ; Karim Bouchetata/Geoff Robinson

Kredit

Editor

Topik

Gunung Muria: Jantung Ekologi yang Tersisa

Gunung Muria berdiri sebagai benteng alam terakhir di pesisir utara Jawa yang menyimpan kekayaan luar biasa. Kawasan ini merupakan ruang hidup bagi predator puncak seperti macan tutul Jawa hingga spesies unik yang baru ditemukan seperti cecak batu. Namun posisi strategisnya sebagai jantung ekologi kini menghadapi tantangan besar akibat alih fungsi lahan dan dampak nyata perubahan […]

Artikel terbaru

Semua artikel