Foto: Burung Makaw Kini Semakin Terancam di Dunia

Burung Makaw leher-biru di ranting pohon di Kebun Binatang Wildlife Conservation Society di Queens. Foto: Julie Larsen Maher

Burung makaw leher-biru atau Ara glaucogularis hanya bisa ditemukan di satu tempat di dunia ini, yaitu di utara Bolivia. Spesies ini diperkirakan hanya tersisa kurang dari 100 individu saja di dunia. Kini burung makauw leher-biru ini dilindungi untuk mencegah penangkapan untuk tujuan pemeliharaan.

Deforestasi, terutama untuk keperluan peternakan dan perdagangan hewan peliharaan menjadi ancaman utama musnahnya populasi makaw leher-biru. Sebagian besar habitat utama makau saat ini berada di tanah peternakan dengan pemilik tanah kini menjadi mitra dalam menjaga spesies ini dari kepunahan.

Hingga saat ini perdagangan ilegal dan perburuan burung makau masih menjadi isu utama dalam konservasi dan perlindungan spesies ini.

Di seluruh dunia, kini hanya ada 16 spesies burung makaw. Dua spesies baru saja punah, yaitu Cuban red macaw (Ara tricolor) dan Saint Croix macaw (Ara autochthones). Selain itu, dua spesies lainnya, yaitu Spix’s Macaw (Cyanopsitta spixii) serta Glaucous macaw (Anodorhynchus glaucus) juga punah dari alam liar. Lagi-lagi, deforestasi, perdagangan hewan peliharaan secara ilegal dan pembunuhan makau untuk diambil bulunya makin mengancam keberadaan makau di seluruh dunia.

Burung Makaw leher-biru. Foto: Julie Larsen Maher

Kredit

Topik

Kupu-kupu: Mata Rantai yang Rapuh

Kupu-kupu menyerbuki tumbuhan, menjadi bagian dari rantai makanan, dan kondisinya sering mencerminkan kesehatan lingkungan tempat ia hidup. Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan mengancam kehidupannya di alam, sementara industri ekstraktif menggerus habitat kupu-kupu di Kalimantan Timur. Spesies endemik seperti kupu-kupu barong di Bali hanya ada di satu wilayah, sehingga perlindungannya tidak bisa ditunda. Bila kupu-kupu hilang, […]

Artikel terbaru

Semua artikel