“Napas yang Terbunuh”, Kesedihan akibat Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim

  Seorang pelajar di Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Wisnu Wiratama, menulis puisi “Napas yang Terbunuh”. Puisi yang menggambarkan kesedihan, kecemasan, dan kemarahan generasi muda terhadap dampak penambangan batubara. 11 pekerja tewas di lokasi penambangan batubara ilegal di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Rabu [21/10/2020], merupakan kesedihan terbesar masyarakat Muara Enim. PINUS [Pilar Nusantara] … Lanjutkan membaca “Napas yang Terbunuh”, Kesedihan akibat Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim