Foto: Kedih, Si Primata Berwajah Sedih

Kedih, si primata berwajah sedih di Sumatera. Foto: Rhett A. Butler

Warna bulu yang terang dan ekspresinya yang kalem, bahkan terkadang nyaris melankolis, kedih (Presbytis thomasi) adalah salah satu primata Asia yang kurang dikenal dibanding primata lain seperti misalnya Orangutan. Meski hewan ini juga istimewa, seperti Orangutan yang hanya bisa ditemukan di Sumatera dan Kalimantan, atau Bekantan yang hanya bisa ditemukan di Kalimantan. Si kedih hanya bisa ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia. Monyet ini mencari makan dengan menjelajahi hutan mencari buah dan bunga, dan kadangkala juga makan siput, jamur, serta batang kelapa.

Seperti banyak tetangganya di Sumatera—macan, gajah, badak, dan orangutan sebagai contoh—kedih terancam oleh hilangnya habitat. Perusakan hutan untuk penebangan, pulp dan kertas, serta minyak kelapa sawit telah menyebabkan hilangnya populasi kedih sebanyak lebih dari 30 persen dalam 40 tahun terakhir. Sekarang spesies ini dikategorikan Rentan oleh IUCN Red List.

Sumatera telah kehilangan hampir 10 persen hutannya dalam delapan tahun terakhir, membahayakan ribuan spesies dan melepaskan simpanan karbon yang besar.

Kedih bermain di di habitatnya di Sumatera. Foto: Rhett A. Butler
Si Kedih berwajah sedih, apa pun suasana hatinya. Foto: Rhett A. Butler

Kredit

Topik

Ikan-Ikan dari Era Pra-Sejarah di Perairan Nusantara

Perairan Nusantara menyimpan rahasia besar berupa spesies “fosil hidup” yang sanggup bertahan melewati berbagai kepunahan massal, termasuk letusan dahsyat gunung api purba. Di tengah arus modernitas, kedalaman laut dan sungai pedalaman Indonesia menjadi benteng terakhir bagi satwa yang melampaui waktu. Mulai dari kemunculan kembali Coelacanth yang sempat dianggap punah jutaan tahun silam hingga keberadaan predator […]

Artikel terbaru

Semua artikel